WALI DALAM PERNIKAHAN: PERBEDAAN MAZHAB DAN IMPLEMENTASI DI INDONESIA
Abstract
Wali merupakan salah satu unsur penting dalam pelaksanaan akad nikah dalam hukum Islam. Keberadaan wali sering menjadi perdebatan di kalangan ulama karena adanya perbedaan pandangan antar mazhab mengenai keharusan wali dalam pernikahan. Sebagian mazhab menganggap wali sebagai rukun nikah yang mutlak, sementara mazhab lain memberikan kelonggaran dalam kondisi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pandangan mazhab-mazhab fiqh mengenai kedudukan wali dalam pernikahan serta bagaimana implementasinya dalam sistem hukum di Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mazhab Syafi’i, Maliki, dan Hanbali mensyaratkan adanya wali sebagai rukun sahnya pernikahan, sedangkan mazhab Hanafi memberikan kelonggaran bagi perempuan dewasa untuk menikahkan dirinya sendiri. Dalam praktiknya, sistem hukum di Indonesia melalui Undang-Undang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam lebih mengadopsi pandangan mazhab Syafi’i yang mensyaratkan wali sebagai bagian penting dalam akad nikah. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh kuat fiqh mazhab Syafi’i dalam sistem hukum perkawinan Islam di Indonesia, serta bertujuan untuk memberikan kepastian hukum, perlindungan terhadap hak perempuan, dan menjaga keabsahan pelaksanaan akad nikah.
References
Alamsyah, Fajar. “Penetapan Wali Hakim Sebagai Pengganti Wali Adlhol Dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Kua Kec. Maros Baru Kab. Maros).” Kultura :Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, Dan Humaniora 2, No. 10 (2024): 130–40. Http://Jurnal.Kolibi.Org/Index.Php/Kultura.
Anisa, Lina Nur, Rukun Nikah, Dalam Empat, And Mazhab Tinjauan. “Rukun Nikah Dalam Empat Mazhab: Tinjauan Fikih Dan Relevansinya Di Zaman Modern.” Journal Of Islamic Law, 2, No. 1 (2024): 100–124.
Ansori, Fajrul, And Isnaini. “Studi Komperatif Tentang Penyelesaian Kasus Wali Adhal Menurut Mazhab Hanafi Dan Mazhab Maliki.” Jurnal Perbandingan Mazhab Dan Hukum 12 (2023): 1–12.
Badawi, Muhammad Asyari, And Masrokhin. “Wakalah Wali Dalam Pemenuhan Syarat Wali Nikah Perspektif Maslahah Mursalah.” Jurnal Ilmiah Nusantara ( Jinu) 2, No. 5 (2025): 822–34.
Chaerunnisa, Nida, And Mukhtar. “Studi Komparatif Kedudukan Wali Dalam Pernikahan Menurut Imam Syafi-I Dan Imam Hanafi.” Mizan: Journal Of Islamic Law 1, No. 2 (2017): 209–28.
Devy, Soraya. Wali Nikah: Urutan Dan Kewenangannya Dalam Perspektif Imam Mazhab. Aceh Besar: Sahifah, 2017.
Gunawan, Syahrul, Abdul Rahman R, And Kurniati. “Eksistensi Wali Nikah Menurut Mazhab Fikih Dan Relevansinya Terhadap Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan.” Shautuna Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Dan Hukum 03, No. 3 (2022): 479–88. Https://Doi.Org/10.24252/Shautuna.Vi.26907.
Hamzah. “Kedudukan Wali Nikah Menurut Shamsi Ali (Studi Komparatif Antara Mazhab Hanafi Dan Mazhab Syafi’i).” Jurnal Ar Risalah 2, No. 1 (2022): 66–84.
Hasibuan, Abber. “Perwalian Dalam Nikah Menurut Pandangan Hukum Islam.” Al-Ashlah 1, No. 2 (2017): 1–25.
Hidayat, Taufik, Multazam, And Rismayana. “Wali Nikah Menurut Pendapat Empat Madzhab.” Mimbar Akademika 9, No. 2 (2024): 120–28.
Hidayati, Riskha Fitri, And Mukhammad Nur Hadi. “Ayah Tiri Sebagai Wali Nikah.” Komparatif: Jurnal Perbandingan Hukum Dan Pemikiran Islam 4, No. 2 (2024): 170–85. Https://Doi.Org/10.15642/Komparatif.V4i2.2477.
Intruksi Presiden Republic Indonesia, No. 1 Tahun 1991 Tentang Kompilasi Hukum Islam, Pasal 107-112
Kosim, H. Fiqh Munakahat I Dalam Kajian Filsafat Hukum Islam Dan Keberadaannya Dalam Politik Hukum Ketatanegaraan Indonesia. Depok: Raja Grafindo Persada, 2019.
Lestari, Risna Ayu, And Darlius. “Kedudukan Wali Dalam Perkawinan Dan Konsekuensi Hukumnya (Studi Kasus Di Desa Hiang Tinggi Kerinci)” 6, No. 1 (2025): 82–103. Https://Doi.Org/10.36701/Bustanul.V6i1.1943.Pendahuluan.
Mubarak, Ramadhan Syahrul, Sutisna Sutisna, And Mulyadi Mulyadi. “Nikah Tanpa Wali Dalam Perspektif Ulama Mazhab Dan Kompilasi Hukum Islam.” Mizan: Journal Of Islamic Law 6, No. 3 (2023): 463. Https://Doi.Org/10.32507/Mizan.V6i3.1356.
Muhamad, Ahmad, Mustain Nasoha, Muhammad Nurhidayat, And Muhammad Bagus Wijayakusuma. “Wali Nikah Dalam Perspektif Pancasila Dan Hukum Islam: Konflik Dan Konvergensi.” Dirasah Jurnal Kajian Islam 2, No. 1 (2025): 54–69. Https://Litera-Academica.Com/Ojs/Dirasah/Article/View/72.
Muhammad Hatta, And Masrokhin. “Implementasi Wali Hakim Dalam Pernikahan Di Kantor Urusan Agama Kesamber Tahun 2022-2024.” Jurnal Qosim Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora 3, No. 2 (2025): 919–26. Https://Doi.Org/10.61104/Jq.V3i2.1148.
Muhammad, Syafik. “Problem Penentuan Wali Nikah Di Indonesia The Problem Of Determining Marriage Guardians In Indonesia.” Jiic: Jurnal Intelek Insan Cendikia 2, No. 4 (2025): 6827–37. Https://Jicnusantara.Com/Index.Php/Jiic.
Muzakka, Ilgi Ghoswanul, And Imanuddin Abil Fida. “Kedudukan Wali Dalam Pernikahan Studi Komparasi Empat Madzhab.” Usrah: Jurnal Hukum Keluarga Islam 4, No. 1 (2023): 90–104. Https://Doi.Org/10.46773/Usrah.V4i1.663.
Rasyidah, Hannani, Dkk. “Hukum Pernikahan Tanpa Wali Perbandingan Pemikiran Hukum Fiqhi Imam Abu Hanifah Dan Kompilasi Hukum Islam.” Jurnal Ilmu Kependidikan Dan Keislaman, 19, No. 2 (2024): 144. Https://Doi.Org/10.56338/Iqra.V19i2.4632.
Rofiq, Nur, Dahayu Ivana, Listiana Rahmanita, Nur Ria, Puji Astutil, Anggun Novianingtias, Wibowo Putri, And Zhafira Alya. “Wali Nikah Dalam Menjaga Kesucian Pernikahan Dalam Berbagai Pandangan.” Inovasi Dan Kreativitas Dalam Ekonomi 7, No. 5 (N.D.): 41–51.
Sanjaya, Umar Haris, And Aunur Rahim Faqih. Hukum Perkawinan Islam. Yogyakarta: Gama Media Yogyakarta, 2017.
Sidek, Alang, Diani Syahfitri, And Fatmawati. “Penunjukan Wali Nikah Bagi Anak Dibawah Umur Menurut Imam Mazhab Dan Khi Pada Penerapannya Di Pengadilan Agama Stabat.” Action Research Literate 4, No. 1 (2020): 1–13.
Sihombing, Sarwan. “Analisis Pemahaman Imam Syafi’i Tentang Perpindahan Wali ‘Adhol Menjadi Wali Hakim Dalam Proses Pernikahan (Studi Analisis Kitab Al-Umm).” Jurnal Landraad 3, No. 2 (2024): 414–30. Https://Doi.Org/10.59342/Jl.V3i2.694.
Susilo, Edi. “Komparasi Konsep Wali Nikah Menurut Shafi’iyyah Dan Hanafiyyah.” Al-Hukama 5, No. 1 (2024): 81–103. Https://Doi.Org/10.15642/Al-Hukama.2015.5.1.81-103.
Tohari, Chamim. “Kedudukan Wali Sebagai Syarat Sahnya Perkawinan Dalam Hukum Islam: Perspektif Historis Dan Ushul Fiqh.” Al-Maslahah 17, No. 1 (2021): 1–27.
Yudi Arianto. “Kedudukan Wali Dan Saksi Dalam Perkawinan Perspektif Ulama Empat Mazhab.” Al Maqashidi: Jurnal Hukum Islam Nusantara 3, No. 1 (2020): 82–96.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 binti solehah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








