KEKUATAN MAKNA DALAM BAHASA WAHYU: KAJIAN LAFADZ MURADIF DAN MUSYTARAK DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
Muh. Fauzi Isnan, Fatmawati, Zaenal Abidin
Keywords:
Kekuatan Makna, Bahasa Wahyu, Mura’adif, Musytarak, Hukum Islam.Abstract
Kajian mengenai lafaz murādif (yang memiliki makna sinonim) dan musytarak (yang bermakna ganda atau polisemik) dalam teks keagamaan merupakan bagian krusial dalam studi linguistik Arab, khususnya dalam menelaah Al-Qur’an dan Hadis. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri makna, fungsi, serta konsekuensi hukum dari penggunaan kedua jenis lafaz tersebut. Lafaz murādif sering digunakan dalam teks untuk memperkaya nuansa makna dan menyesuaikan ekspresi bahasa dengan konteks tertentu, sedangkan musytarak kerap menjadi sumber perbedaan interpretasi karena maknanya yang bergantung pada konteks pemakaian. Penggunaan murādif umumnya bertujuan untuk memperkuat nilai spiritual dan hukum dalam teks, sementara musytarak menuntut pemahaman kontekstual yang lebih mendalam agar maknanya tidak disalahartikan. Dari sisi hukum, kajian ini menunjukkan bahwa kesalahan dalam memahami dua jenis lafaz ini dapat menimbulkan perbedaan dalam penetapan hukum syariat. Dengan demikian, penelitian ini memberikan sumbangsih penting bagi pengembangan ilmu tafsir dan fikih, terutama dalam mengatasi perbedaan penafsiran yang bersumber dari variasi semantik dalam bahasa Arab.
References
Al-Jurjani. At-Ta’rifat. Beirut: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyyah, 1983.
Al-Zuhaili, Wahbah. Fiqh Al-Islami wa Adillatuhul. Damaskus: Dar Al-Fikr, 1985.
An-Nawawi, Imam. Riyadhus Shalihin. Beirut: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyyah, 2004.
Asy-Syatibi, Imam. Al-Muwafaqat. Kairo: Dar Al-Hadith, 2006.
Bukhari, Imam. Sahih Al-Bukhari, Kitab Al-Mashadir.
Fakhruddin, Ar-Razi. Mafatih Al-Ghayb. Beirut: Dar Ihya At-Turath Al-Arabi, 2000.
Harun. "Konsep Naskh dalam Tafsir Al-Qur’an." Ulum al-Qur’an 12, no. 2 (2019).
Hasan. "Analisis Makna Polisemi dalam Ayat-Ayat Al-Qur’an." Ulumul Qur’an 8, no. 1 (2019).
Hasan. "Kajian Polisemi dalam Tafsir Hukum." Jurnal Studi Islam Indonesia 8 (2018).
Katsir, Ibnu. Tafsir Al-Qur’an Al-Azhim. Riyadh: Dar Al-Taybah, 1999.
Kementerian Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahannya Edisi Penyempurnaan, Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, 2019.
Maswan, Nur Faizin. Kajian Diskriptif Tafsir Ibn Katsir. Yogyakarta: Menara Kudus, 2020.
Nasrullah. "Analisis Kata Musytarak dalam Al-Qur’an: Studi pada Ayat-Ayat Hukum." Ulumuddin: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman 10, no. 1 (2021).
Nasrullah. "Polisemi dalam Al-Qur’an." Al-Mabahits 6, no. 2 (2021).
Rahim. "Makna Polisemi dalam Bahasa Al-Qur’an." Al-Tadabbur 9, no. 3 (2021).
Rahmawati. "Sinonim dalam Al-Qur’an." Al-Bayan: Jurnal Studi Al-Qur’an dan Tafsir 5, no. 1 (2019).
Redaksi. "Kajian Polisemi dalam Tafsir Hukum." Al-Da’wah 12, no. 1 (2020).
Redaksi. "Sinonim dan Gaya Bahasa dalam Al-Qur’an." Lisan Arabi 7, no. 2 (2018).
Rohim. "Kajian Semantik Lafaz dalam Al-Qur’an." Al-Tadabbur 5, no. 3 (2021).
Suhendi. "Makna Sinonim dalam Al-Qur’an dan Implikasinya dalam Tafsir." Al-Bayan: Jurnal Studi Al-Qur’an dan Tafsir 4, no. 2 (2019).
Supriyadi. "Makna Sinonim dalam Al-Qur’an." Ulumuddin 11, no. 2 (2020).
Suryaningsih. "Makna Sinonim dalam Tafsir Al-Qur’an." Al-Mabahits 3, no. 1 (2020).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muh. Fauzi Insan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








